Nama yang Masih Bergema dalam Doa
Nama yang Masih Bergema dalam Doa https://id.pinterest.com/aisyahhh3232/kekasih-bayangan/ Aku mencintaimu dengan cara yang paling kutakuti: diam-diam, tertib, dan penuh kehati-hatian. Tidak ada pelukan sebelum janji, tidak ada sentuhan selain doa yang kusebutkan pelan setiap selesai salat. Aku menyebut namamu seperti orang yang takut bersuara terlalu keras, khawatir Tuhan mengira aku meminta terlalu banyak. Namun di sela doa itu, selalu ada bayangan yang menyusup. Nama lain. Wajah yang seharusnya sudah pergi, tetapi masih sering mengetuk ingatan tanpa permisi. Kamulah cinta yang ingin kujaga kesuciannya. Tapi mantanku adalah bayangan yang tak mau mati. Malam itu, kita duduk berhadapan di teras rumahmu. Lampu jalan redup, dan angin membawa bau tanah basah. Kamu tidak langsung bicara. Kamu selalu begitu—menunggu sampai hatimu siap melukai atau terluka. “Aku ingin bertanya sesuatu,” katamu akhirnya. Aku mengangguk, meski jantungku mulai berlari. “Kamu pernah benar-benar selesai dengan mas...